Soal Pemilih Disabilitas, Ini Atensi Bawaslu Nunukan!

oleh -331 views
Disabilitas Ilustrasi

PERSPECTIVEE.ID – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Nunukan, Moch Yusran mengingatkan agar persoalan pemilih disabilitas (tuna netra) menjadi keharusan untuk tetap didata. Agar dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang, hak pilih mereka tetap dapat digunakaan. Terlebih jika mereka telah memiliki e-KTP.

Yusran sapaan akrabnya menjelaskan, persoalan isu terkait pemilih disabilitas menjadi keharusan untuk tetap terdata dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) agar hak suaranya dapat digunakaan sebagai nilai penentu dalam birokrasi demokrasi Indonesia.

“Kalau soal isu itu kita support, tetap harus didata,” ujarnya.

Dijelaskanya, selain memasukkan pemilih disabilitas dalam DPT, Bawaslu juga berantensi agar dalam hal perlakukan pada pemilih disabiltas mendapatkan perlakuan yang istimewa.

“Istimewa yang kita maksud disini ialah, dalam hal menyesuaikan dengan kemampuan mereka, seperti tuna netra, berarti ada hal yang harus disesuaikan dengan pemilih yang tuna netra,” imbuh pria yang kerap berpeci hitam ini.

Oleh karena itu, bagi Yusran, dalam hal penangganan persoalan pemilih disabilitas dapat dilakukan dengan cara mendesain sedemikian banyak layaknya kebutuhan pemilih disabilitas. Agar pemilih yang berstatus disabilitas tetap dapat menyalurkan hak suaranya dengan bantuan desain kertas suara yang rama terhadap pemilih disabilitas.

“Desian kertas pemilihnya bagi saya harus benar-benar didesain covernya, terutama yang rama dengan sipemilih disabilitas, karena kalau kertasnya sama dengan masyarakat pada umumnya, ternilai kurang bijak” tukas Yusran.

Lanjut dijelaskan Yusran, baginya praktik pendampingan pemilih disabilitas adalah hal yang tidak sesuai dengan slogan dalam pemilu yakni sifat kerahasiaan pada pemilih disabilitas.

Bagi Yusran hal tersebut juga merupakan upaya dalam mencapai asas-asas pemilu. Selain itu, upaya dalam bentuk menjaga hak suara pemilih juga dapat terlaksanakaan kepada pemilih disabilitas.

“Itulah esensi dalam menjaga hak pilih dalam perspektif Bawaslu yang kita yakini,” tutupnya.

Penulis : Ahmad Albar
Editor  : Diansyah