Mengintip Kisah Sukses Eka Putra Johan Bermain Game

oleh -489 views
Eka Putra Johan / Istimewa

Bawa Nunukan Jadi Finalis Turnamen Free Fire di Jakarta

Sebagian orang mungkin berpendapat bahwa bermain game hanya rutinitas yang sia-sia, alias tidak menghasilkan. Namun tidak, bagi Eka Putra Johan. Seorang gamers asal Nunukan, Kalimantan Utara ini berhasil membuktikan diri bahwa menjadi seorang gamers bukanlah sebuah rutinitas percuma. Bahkan, ia beberapa kali membuktikan kemampuannya dalam turnamen tingkat nasional, bagaimana kisahnya. Berikut ulasannya.

AHMAD ALBAR/Perspectivee.ID

BAGI penikmat game online mobile khususnya Free Fire Battleground mungkin tidak asing dengan sosok Big Opa Akar. Yah, nama inilah yang melambungkan Eka Putra Johan dalam merintis karirnya sebagai seorang gamers sejati.

Berawal dari hobinya bermain game online, di 2017 awal Garena sebuah perusahaan game online mobile merilis game battleground bertajuk Free Fire. Sebulan setelah dirilis, Eka atau akrab disebut Opa ini mulai mengenal game survival yang ternyata mencuri perhatiannya kala itu.

Menurut Eka, Free Fire memiliki kelebihan dari sejumlah game mobile lainnya. Grafik yang baik serta hemat dalam pemakaian data seluler serta dapat dimainkan disemua jenis smartphone menjadikan ia jatuh hati pada permainan ini.

Berjalannya waktu, dia kemudian bertemu dengan sejumlah gamers lainnya yang juga memainkan game tersebut.

“Sejak main pertama, udah suka banget dengan game ini. Kemudian dari hasil random dalam game, saya kemudian menemukan banyak teman,” ujar Eka kepada perspectivee.id.

Dari bermain random atau acak itu, ternyata membawa Eka menemukan sejumlah gamers-gamers yang juga tak kalah hebat dalam memainkan Free Fire ini. Kemudian terbesit dipikiran Eka untuk kemudian membuat Guild yang saat ini ia namakan Brother Indo Gaming atau disingkat BIG.

Sejumlah rekannya diantaranya, Dimas, Agik, Adong dan Surya menjadi pendiri lahirnya BIG Akar yang sudah menjadi finalis disejumlah turnamen Free Fire.

Untuk nama guild sendiri, Eka terinspirasi dari klub motor yang menaunginya di Nunukan yakni BIG 250 UP dan BIG 150. Menurut dia, nama BIG seakan sudah menjadi hal yang tak dapat ia pisahkan baik di club motor maupun dalam dunia game. Hal itu itulah yang menjadikan nama guild game Free Fire milik Eka dan mengantarkan ia sebagai leader.

Untuk prestasi sendiri, Eka mengaku bahwa anak Nunukan juga tak perlu minder dengan sejumlah gamers di kota-kota besar, karena dirinya membuktikan bahwa anak dari wilayah perbatasan Indonesia – Malaysia juga dapat membuktikan eksistensi dalam dunia gaming di tingkat nasional.

Beberapa turnamen yang berhasil mengangkat nama BIG Akar diantarnya, Free Fire Hip-Hip Hore 2, Royal Combat pertama (Finalis), Royal Combat kedua serta turnamen yang saat ini tengah diikuti Eka Cs, yakni Jakarta Invatitional 2018. Dimana dalam turnamen pada babak final yang dilaksanakan awal Desember mendatang ini akan mempertandingkan sejumlah squad dari seluruh Indonesia.

“Mohon doa dan dukungannya, semoga BIG Akar dapat membuktikan diri sebagai juara dalam Jakarta Invatitional Free Fire tanggal 2 Desember nanti,” pinta Eka.

Dilain sisi, Eka juga ingin membuktikan bahwa menjadi seorang gamers bukanlah pekerjaan yang sia-sia alias tidak dapat menghasilkan uang. Saat ini, para gamers juga dapat menghasilkan pundi-pundi dalam jumlah yang banyak. Dimana, para gamers akan mendapatkan sejumlah gaji dari sejumlah perusahaan-perusaaan gamers seperti Esports seperti yang saat ini tengah ia rintis.

Dilain sisi, menjadi seorang gamers tentu juga dapat menjadi seorang youtubers. Artinya, pihaknya ingin menjabarkan, ketika seorang gamers dapat lebih giat dan sungguh-sungguh dalam bermain game serta membuat konten-konten menarik. Tentu pundi-pundi keuangan akan masuk dengan sendirinya. Semua hal itu bukanlah musthail, ketika ada kesungguh-sungguhan dari seorang gamers.

Sementara itu, jalinan silahturahim antar gaming dan penikmat Free Fire juga menjadi poin tersendir. Pelopor Free Fire Regional Kaltara ini juga mengajak seluruh penikmat game online mobile khususnya Free Fire untuk dapat berkumpul dan bermain bersama.

Dan kedepannya ia bersama komunitas Free Fire Regional Kaltara berencana menyelenggarakan turnamen Free Fire khusus untuk wilayah Nunukan dan Kaltara. (***)