Landasan Licin, Susi Air Tergelincir di Bandara Perintis Benuang Krayan Tengah

oleh -353 views
Susi Air PK VVW yang tergelincir di Bandara Perintis Benuang, Kecamatan Krayan Tengah / Istimewa

PERSPECTIVEE. ID  –  Hujan deras yang melanda Daratan Krayan beberapa hari belakangan, bernasib naas bagi maskapai penerbangan Susi Air tipe PK- VVW rute Malinau – Longbawan dan Longbawan Krayan Induk – Binuang, Krayan Tengah.

Sekira Pukul 07.11 pagi tadi, pesawat yang membawa penumpang sejumlah tujuh orang bersama seorang pilot dan co-pilot itu tergelincir. Beruntung kejadian itu tak menimbulkan korban jiwa, hanya saja informasi yang diterima dari Otoritas Bandara (OTDA) VII Balikpapan menyebutkan adanya kerusakan parah di bagian wing dan sayap belakang, serta ban belakang pesawat masuk ke dalam parit di bandara perintis tersebut.

“Pesawat landing dan tergelincir disisi kiri runway sehingga membuat pesawat rusak,” tulis Otband VII Balikpapan dalam surat laporannya kepada Dirjen Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan RI.

Sementara itu, informasi yang diterima media ini dari Tokoh Pemuda Adat Krayan, Martinus membenarkan jika sejak pagi hingga malam hari ini. Daratan Krayan terus dilanda hujan.

“Dari pagi sampai malam ini masih hujan terus, paling sebentar berhenti. Tapi gerimis lagi,” ujar Martinus kepada perspectivee.id saat dihubungi via ponsel di Desa Longbawan, Krayan Induk.

Ditambahkan Martinus, kabar tergelincirnya pesawat yang menghubungkan Krayan dan Kabupaten Malinua itu baru tersebar sekira Pukul 15.34 Wita. Lantaran tidak adanya jaringan telekomunikasi di Kecamatan Krayan Tengah.

Pasca kejadian, seluruh korban langsung dievakuasi petugas Bandara Perintis Benuang untuk dilakukan pemeriksaan, sebelum akhirnya dipersilahkan kembali ke kediaman mereka masing-masing.

“Yah, sempat kesana juga tadi. Mereka (Korban, Red.) tadi segera dievakuasi,” ungkap Martinus.

Ditambahka Martinus, dari informasi terbaru yang ia dapatkan, jika pesawat naas tersebut terpaksa diparkir di Benuang, lantaran dikuatirkan tidak dapat melanjutkan penerbangan hingga ada pemeriksaan dari pihak maskapai dan petugas dari Otband VII Balikpapan.

“ Sementara diparkir dulu, sampai ada perbaikan dan keputusan dari Otband VII Balikpapan apakah dipersilahkan terbang atau seperti apa,” pungkasnya. (*)