Belum ada Informasi Resmi, Rekruitmen CPNS Tunggu Persetujuan

oleh -371 views
Kepala BKPSDM Nunukan, Sabri /Int

Penulis: Reno Aldian

NUNUKAN – Tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 memang hal yang paling dinanti-dinantikan masyarakat khususnya mereka para pencari kerja. Beberapa waktu lalu, beredar kabar terkait dibukanya seleksi penerimaan CPNS. Namun, informasi itu dibantah langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nunukan, Sabri.

Pihaknya menegaskan, jika hingga saat ini belum ada informasi resmi terkait terbukannya kouta penerimaan CPNS untuk Kabupaten Nunukan dalam waktu dekat ini.

“Tahun ini memang ada seleksi, namun waktu dan kuotanya belum ada informasi resmi yang diluncurkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan – RB, Red)“ tegasnya.

Kendati begitu, BKPSDM Nunukan telah mengajukan permohonan formasi dengan kouta penerimaan 1000 orang tahun ini mencangkup, formasi di sektor insfrastruktur, kesehatan serta pendidikan.

“Sebelumnya memang pernah kita ajukan pada akhir Desember lalu. Tapi hingga saat ini kami masih menunggu persetujuan,” tuturnya.

Lanjut dikemukakan Sabri, bahwa sebelumnya saat Rapat Kordinasi Nasional (Rakornas) lalu, BKPSDM telah menyampaikan kepada kementerian bersangkutan akan dibuka akhir Juli 2019.

Namun pihaknya tetap menunggu pemberitahuan secara resmi, pasalnya menurut Sabri pada perjalanannya bisa saja ada halangan.

“Kita menunggu surat pemberitahuan secara resmi, memang sebelumnya di Rakornas sempat di sampaikan sekitar akhir Juli tapi hingga saat ini belum ada kabar, ” ungkapnya.

Dituturkan pula olehnya terkait banyaknya informasi yang beredar mengenai tes CPNS yang berbau ‘hoax’. Diungkapkan bahwa informasi-informasi yang beredar dimasyarakat tak jarang dijadikan kesempatan bagi oknum tak bertanggung jawab untuk kepentingan pribadi dalam artian modus penipuan.

Berbeda dengan tes sebelumnya dimana tes CPNS masing-masing dibuka oleh kementerian terkait, namun untuk tes 2019 nantinya berlaku single portal, dijelaskan bahwa nantinya para pendaftar diberlakukan satu pintu melalui portal penyelenggara Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Nanti masing-masing pendaftar dapat mengakses melalui satu portal yakni sscn.bkn, “ jelasnya.