Bawaslu Libatkan Media dalam Pengawasan Pemilu!

oleh -348 views
Kegiatan Gatherig Media bersama Bawaslu Nunukan / Ahmad Albar

PERSPECTIVEE.ID – Dalam mempatenkan pengawasan pada kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Nunukan menggelar blusukan pengawasan media yang bertajuk “ Bawaslu Bersama Media Mengawal Keterbukaan dan Keadilan Pemilu” pada Sabtu (15/12) di Kantor RRI Nunukan.

Ketua Bawaslu Nunukan Moch Yusran mengutarakan, sebagai bentuk memenuhi asas-asas yang telah berlaku dalam pemilu, yakni keterbukaan adalah upaya yang perlu dilakukan. Sehingga dengan adanya kegiatan ini, sejatinya keberadaan pihak media menjadi jembatan dalam keterbukaan setiap tahap-tahap yang telah dilakukan.

“Kita penuhi asas, dengan media kita bisa memberikan informasi, sehingga masyarkat yang ingin mengetahui seperti apa perkembangan pemilu, dapat terpenuhi. Agar ternilai pemilu itu bukan milik penyelenggara, tapi, milik masyarkat juga secara luas,” jelasnya saat ditemui diruangan kegiatan, Sabtu (15/12).

Yusran sapaan akrabnya menilai, media merupakan pusat informasi dan juga menjadi tongak demokrasi (pilar keempat) sehingga dengan adanya hubungan yang baik dengan media, tentu dalam mengawal pemilu secara bersama-sama kekuatan tingkat kepengawasan menjadi paten dalam berbagai sektor.

“ Jadi nggak bisa dipisahkan, media itu salah satu pilar demokrasi, dan tongak negara ini,” tukas pria yang senang menggunakan peci ini.

Sementara itu, staf media center Bawaslu Nunukan, Haerul H, pada perspectivee.id mengatakan, pihaknya akan melakukan pemberian materi seperti pola mengawal dan keterbukaan pada pemilu yang akan disampaikan oleh Bawaslu Nunukan, strategi iklan dalam pemilu akan disampaikan Bawaslu Provinsi Kaltara, kemudian untuk KPU Nunukan akan memberikan peraturan dalam beriklan pada media.

“Ada juga akan disampaikan oleh salah satu stasiun radio di Nunukan, yang akan membawakan materi kode etik dalam mengawal kontestasi pemilu 2019 mendatang,” ujar pria berkacamata ini.

Haerul sapaan akrabnya juga menerangkan, dalam menghadapi kontestasi pemilu, selain melibatakn para wartawan di Nunukan. Kegitan ini merupakan wujud beredukasi kepada seluruh elemen yang aktif menggunakan media sosial seperti pemuda yang senang akan bermedia sosial, dengan tujuan mampu menyaring informasi yang berbau negatif layaknya penggunaan isu sara, hoax pada media sosial dalam kontestasi pemilu 2019 mendatang.

“Yang aktif berkomentar difacebook contohnya Haerul, kita harap mereka dapat memetik nilai edukasi hari ini ,” tutupnya.

Penulis : Ahmad Albar
Editor   : Diansyah